NADIKABAR.COM β Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menjadikan implementasi digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos) sebagai momentum awal untuk memadukan seluruh layanan publik pemerintah melalui pemanfaatan Digital Public Infrastructure (DPI) atau infrastruktur publik digital.
Direktur Aplikasi Pemerintah Digital Kemkomdigi Yesi Arnaz Ferari mengatakan DPI hadir sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan agar digitalisasi layanan publik berjalan dengan mutlak dan mempermudah masyarakat mendapatkan layanan termasuk di dalamnya terkait dengan bantuan sosial.
βDengan adanya DPI, data sebelumnya antarinstansi itu belum terhubung, nanti akan terhubung satu sama lain. Sebelumnya rantai verifikasi panjang, dengan DPI akan menjadi pendek. Risiko data ganda dan duplikasi akan bisa lebih sederhana,β kata Yesi dalam acara Ngopi Bareng Komdigi di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis.
Yesi mengatakan salah satu DPI yang memainkan peranan penting dalam program digitalisasi Perlinsos dan dikembangkan langsung Kemkomdigi ialah Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP).
SPLP menurut Yesi mengambil peran layaknya seperti jalan tol untuk pertukaran data antarinstansi, seluruh kementerian dan lembaga yang terhubung dengan program Perlinsos digital dapat saling bertukar informasi secara otomatis tanpa harus menyerahkan kepemilikan data masing-masing.