Berkaca dari keberhasilan integrasi pertukaran data di Perlinsos digital, Yesi mengatakan program ini diharap bisa menjadi tombol reset untuk memadukan data masyarakat sehingga digitalisasi layanan publik lainnya di masa depan bisa berjalan optimal.
"DPI adalah pilot project untuk DPI dan ke depannya bisa menjadi reset button untuk penargetan use case-use case yang lain," kata Yesi.
Yesi mengatakan setelah pilot project Perlinsos dilaksanakan hingga 28 Oktober 2026 tercatat sudah ada sebanyak data 15,7 juta Kepala Keluarga (KK) yang terdaftar di program ini atau setara 16,42 persen dari total target KK yang terdaftar di sistem tersebut pada saat dijalankan nasional.
Kemkomdigi juga mencatat rata-rata jumlah pendaftar harian di bulan Oktober 2026 ke layanan Perlinsos Digital mencapai 382 ribu KK per harinya. Targetnya Perlinsos Digital berlaku nasional pada 10 November 2026.