Yessi mengatakan setelah pilot project Perlinsos dilaksanakan hingga 28 Oktober 2026 tercatat sudah ada sebanyak data 15,7 juta Kepala Keluarga (KK) yang terdaftar di program ini atau setara 16,42 persen dari total target KK yang terdaftar di sistem tersebut pada saat dijalankan nasional.

Kemkomdigi juga mencatat rata-rata jumlah pendaftar harian di bulan Oktober 2026 ke layanan Perlinsos Digital mencapai 382 ribu KK per harinya. Targetnya Perlinsos Digital berlaku nasional pada 10 November 2026 dan diharapkan masyarakat yang terdaftar bisa mencapai 50 juta KK saat implementasi nasional dijalankan.

Sebelumnya, pada Kamis (10/9), Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan besarnya jumlah masyarakat yang akan menggunakan layanan Perlinsos Digital membuat kapasitas dan keamanan sistem menjadi salah satu prioritas utama pemerintah. Maka dari itu pengujian sistem secara digital dilakukan untuk memastikan sistem tersebut andal sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto.

β€œPelayanan harus andal, dan karena itu kita tahu ini menyangkut tadi kurang lebih angkanya 50 juta masyarakat yang kemungkinan secara bersamaan akan mengakses portal ini,” ujar Meutya usai Rapat Koordinasi Persiapan Rollout Nasional Pelaksanaan Perluasan Piloting Digitalisasi Perlinsos di Kantor Dewan Ekonomi Nasional, Jakarta Pusat, Kamis.