Sistem paspor dan layanan saran perjalanan (travel advisory) tidak terpengaruh oleh insiden tersebut.

Kementerian berjanji untuk memperkuat langkah-langkah keamanan siber guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Secara terpisah, All Nippon Airways (ANA) pada Jumat menyatakan bahwa data pribadi, termasuk nomor paspor, milik sekitar 37.800 pelanggan telah bocor akibat akses tidak sah ke sistem layanan penumpang milik pihak kontraktor, menurut laporan Kyodo News.

Ryohin Keikaku, operator jaringan ritel Muji, juga mengungkapkan bahwa hingga 27,26 juta data pelanggan mungkin telah terekspos melalui akses tidak sah ke aplikasi resmi mereka; namun, nama dan informasi kartu kredit dipastikan tidak ikut terdampak.