Sementara itu, otoritas Kenya pada Selasa (20/10) mengonfirmasi satu kasus tambahan infeksi Ebola sehingga jumlah kasus di negara itu menjadi sembilan, dengan satu kasus kematian, menurut laporan Anadolu.

Otoritas kesehatan Kenya menyatakan semua infeksi masih terbatas pada satu klaster saja, tanpa adanya bukti penularan di luar klaster tersebut.

Pasien terbaru yang merupakan seorang pria berusia 24 tahun itu merupakan kerabat dekat dari pasien kasus pertama yang terkonfirmasi. Pria tersebut dinyatakan positif Ebola pada Senin (19/10) setelah mengalami gejala selama menjalani karantina.