NADIKABAR.COM β€” Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan penerapan kebijakan tidak otomatis naik kelas bagi murid nantinya mempertimbangkan capaian akademik dan penilaian karakter sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran.

"Yang pertama, kami akan menerapkan kebijakan tidak otomatis naik kelas sebagai upaya kita untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan ukurannya tidak hanya akademik, tapi juga ukuran-ukuran yang nonakademik terutama menyangkut karakter," kata Mendikdasmen Mu’ti usai memberikan arahan dalam kegiatan Koordinasi dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Bantuan Pemerintah Pengembangan Kompetensi Guru Sekolah Dasar dalam Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD MBI) di Jakarta Pusat pada Kamis.

Ia menjelaskan penentuan kenaikan kelas nantinya tidak hanya didasarkan pada capaian akademik (academic achievement), namun juga mempertimbangkan perilaku (behavior) dan akhlak mulia murid.