NADIKABAR.COM — Kulit dapat menjadi lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari seiring bertambahnya usia akibat perubahan struktur kulit, penurunan produksi kolagen, serta berkurangnya kemampuan tubuh memperbaiki kerusakan sel.

Dikutip dari Health, Senin (9/11), perubahan tersebut membuat kulit orang lanjut usia lebih rentan mengalami kerusakan akibat sinar ultraviolet (UV), termasuk kerusakan yang dapat meningkatkan risiko kanker kulit.

Dokter spesialis kulit sekaligus profesor klinis di University of Miami Katlein Franca menjelaskan bahwa lapisan epidermis dan dermis pada kulit semakin menipis seiring bertambahnya usia. Kondisi tersebut juga disertai penurunan kolagen yang berfungsi menjaga struktur dan elastisitas kulit.

Selain itu, pergantian sel kulit berlangsung lebih lambat. Proses tersebut bahkan dapat menurun hingga setengahnya antara usia 30-an dan 70-an, sehingga kulit membutuhkan waktu lebih lama untuk memperbaiki kerusakan akibat paparan sinar matahari.

Berkurangnya jumlah melanosit, yaitu sel yang menghasilkan melanin atau pigmen pemberi warna kulit, juga membuat perlindungan alami kulit terhadap sinar UV menurun.