Dokter spesialis kulit Tanya Nino dari Providence Health and Services mengatakan perubahan hormon, terutama saat menopause, dapat memperburuk kondisi tersebut.
Penurunan hormon estrogen selama menopause dapat mengurangi produksi kolagen dan melemahkan lapisan pelindung kulit. Akibatnya, kulit menjadi lebih rentan terhadap kerusakan sel akibat paparan sinar matahari.
Selain faktor usia dan hormon, penggunaan obat-obatan tertentu juga dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap matahari. Kondisi tersebut dikenal sebagai fotosensitivitas, yang dapat menimbulkan ruam atau reaksi menyerupai kulit terbakar setelah terpapar sinar matahari.
Beberapa jenis obat yang dapat memicu kondisi tersebut antara lain antibiotik tertentu, obat diuretik, obat penurun kolesterol, retinoid, dan obat antiinflamasi nonsteroid. Karena itu, dokter spesialis kulit Debra Jaliman dari Mount Sinai menyarankan seseorang berkonsultasi dengan dokter apabila mengalami reaksi kulit yang tidak biasa setelah terpapar matahari.