"Faktor tersebut dapat berasal dari kondisi cuaca, permukaan landasan, hingga keberadaan benda asing atau foreign object debris (FOD) di area bandara," ujar Gatot dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).

Dalam situasi tersebut, mitigasi keselamatan menjadi faktor krusial agar pesawat tetap dapat mendarat dengan selamat. Kesiapan awak, keandalan prosedur, dan koordinasi antar elemen operasional memungkinkan risiko dikelola secara tepat sehingga proses pendaratan tetap berlangsung aman dan terkendali sesuai standar keselamatan penerbangan.

Menurut Gatot, penyebab kejadian tetap perlu ditelusuri secara objektif melalui investigasi menyeluruh yang melibatkan seluruh unsur dalam ekosistem kebandarudaraan.