Di sisi lain, harga BBM subsidi dan penugasan tetap tidak berubah. Pertalite masih Rp 10.000 per liter, sedangkan Biosolar Rp6.800 per liter.

Harga minyak dunia sendiri kembali bergerak naik. Harga minyak mentah Brent bahkan sempat menembus US$ 96 per barel di tengah eskalasi konflik Amerika Serikat dan Iran.

Harga tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan akhir Agustus 2026. Saat itu, Brent sempat turun ke sekitar US$ 86,2 per barel, sementara WTI berada di kisaran US$ 80,40 per barel.

Dengan kondisi tersebut, harga BBM nonsubsidi berpotensi terus menjadi perhatian karena pergerakan harga minyak dunia menjadi salah satu faktor dalam penentuannya.