NADIKABAR.COM — Penggunaan ponsel, laptop, tablet, hingga komputer sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Namun, terlalu lama menatap layar sering membuat mata terasa kering, perih, panas, berair, atau seperti ada sesuatu yang mengganjal.

Keluhan tersebut termasuk gejala yang dapat muncul akibat digital eye strain atau kelelahan mata digital. Salah satu penyebab utamanya bukan semata-mata cahaya dari layar, melainkan kebiasaan mata yang lebih jarang berkedip ketika seseorang sedang fokus membaca atau melihat layar dalam waktu lama.

Lantas, kenapa mata bisa menjadi kering setelah lama menatap layar? Ini penjelasannya.

Ketika seseorang berkonsentrasi melihat layar, frekuensi berkedip biasanya menurun. Padahal, kedipan berperan penting untuk menyebarkan lapisan air mata ke permukaan mata sehingga tetap lembap.

American Academy of Ophthalmology menyebutkan bahwa orang biasanya berkedip sekitar 15 kali per menit. Ketika menatap layar atau melakukan aktivitas melihat dekat, frekuensi tersebut dapat berkurang hingga sekitar setengahnya. Kondisi ini membuat permukaan mata lebih mudah kehilangan kelembapan.

NIH juga menjelaskan bahwa terlalu jarang berkedip saat membaca atau bekerja di depan komputer dapat menyebabkan mata menjadi kering dan tidak nyaman.

Paparan layar yang lama bisa memperparah keluhan

Semakin lama seseorang menggunakan perangkat digital, semakin besar pula kemungkinan munculnya gejala kelelahan mata digital. Keluhannya tidak hanya berupa mata kering, tetapi juga dapat berupa mata lelah, pandangan kabur, sakit kepala, serta nyeri pada leher dan bahu.