NADIKABAR.COM — Kehujanan sering dianggap sebagai salah satu penyebab seseorang jatuh sakit. Tidak sedikit orang yang setelah pulang dalam kondisi basah kuyup kemudian merasa menggigil, badan pegal, hidung mulai tersumbat atau tenggorokan terasa tidak nyaman.

Dari situ muncul anggapan bahwa air hujan bisa membuat tubuh demam.

Padahal, hubungan antara kehujanan dan demam tidak sesederhana itu. Air hujan atau tubuh yang basah bukan penyebab langsung demam. Demam umumnya terjadi ketika tubuh sedang melawan infeksi, termasuk infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus.

Saat kehujanan, pakaian dan kulit menjadi basah sehingga tubuh kehilangan panas lebih cepat. Apalagi jika hujan turun ketika suhu udara cukup rendah atau seseorang berada di luar dalam waktu lama.

Kondisi tersebut dapat membuat tubuh menggigil. Namun, menggigil karena kedinginan tidak sama dengan demam.

Tubuh memang memiliki mekanisme untuk mempertahankan suhu normal. Salah satunya dengan menggigil, yaitu kontraksi otot secara cepat untuk menghasilkan panas.

Karena itu, seseorang bisa merasa sangat dingin setelah kehujanan tanpa berarti sedang mengalami demam.

Lalu kenapa setelah hujan badan terasa seperti mau sakit?