"Kalau untuk saya sendiri, pengalaman pertama di event Asian Para Games ini. Mungkin yang saya alami pressure di panggung sama di sini sangatlah berbeda jauh. Dan kondisi angin pun juga sama," kata Arif.
Kendati gagal membawa pulang medali emas, Ken tetap mensyukuri pencapaian mereka yang baru menjalani debut sebagai pasangan pada turnamen di Beijing, China, Juli 2025.
Pasangan Indonesia itu sebelumnya memastikan tempat di final setelah mengalahkan India Toman Kumar/Shyam Sunder Swami dengan skor tipis 156-155 pada semifinal.
Ken berharap pengalaman dari Asian Para Games 2026 menjadi bekal untuk menghadapi dua agenda besar pada 2027, yakni ASEAN Para Games di Malaysia dan Kejuaraan Dunia Para Panahan.
"Semoga kita juga mendapatkan medali emas di situ untuk nomor double compound men's. Kemudian ada juga tahun depan World Championship, di situ ada perebutan tiket untuk ke Paralimpiade Los Angeles 2028," ujar Ken.