"Jadi, pikiran-pikiran Presiden menurut saya selama ini banyak didistorsi. Distorsi oleh kekuatan AI itu," ucap Syahganda.

Sebagai bentuk antisipasi, Bakom RI berencana membentuk tim khusus guna mempelajari dampak algoritma agar tidak memberi jarak antara pemikiran Presiden dan masyarakat.

Dalam menjalankan agenda komunikasi tersebut, Syahganda beserta Wakil Kepala Bakom RI Fadli Tri Hartono juga akan terus memanfaatkan teknologi digital yang berkembang saat ini.