Selanjutnya realisasi program bantuan pangan tahap pertama 662,86 ribu ton dan bantuan pangan tahap kedua yang telah tuntas di 967,51 ribu ton. Terakhir, penyaluran bantuan bencana dan keadaan darurat 13,73 ribu ton serta golongan anggaran 69,11 ribu ton.

Dalam catatan Bapanas, stok CBP saat ini sudah tembus 4,56 juta ton dan mengalami peningkatan eksponensial hingga 201 persen dibandingkan Oktober pada 2 tahun sebelumnya. Kala itu, stok CBP Indonesia berada di angka 1,51 juta ton pada Oktober 2023.

Adapun peningkatan stok CBP hingga 201 persen dalam rentang 2 tahun tersebut sepenuhnya dihasilkan dari produksi beras dalam negeri. Namun pemerintah turut memastikan daya serap gabah atau setara beras oleh Perum Bulog tidak menjadikan kalangan produsen dan penggilingan beras swasta tersisihkan.

Dalam data Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan total proyeksi produksi beras nasional Januari-September 2026 dapat mencapai 28,39 juta ton.

Sementara total serap pemerintah setara beras berkisar di 4,1 juta ton atau 14,4 persen terhadap produksi beras nasional. Selebihnya kalangan swasta masih dapat menyerap panenan gabah petani.