"Beberapa kasus sebabnya adalah karena tidak paham SOP. SOP penyimpanan makanan disajikan misalnya kapasitas dapur, intinya adalah kenapa ada keracunan? Karena ada dapur kecil dikasih yang banyak, sehingga dia adanya memasak pagi-pagi, ditaruh dulu, dia masak lagi," ucap dia.

Selain persoalan tersebut, Sudaryono mengatakan terdapat kasus yang menunjukkan ketidakpatuhan terhadap batas waktu konsumsi atau expired date. Salah satu contohnya terjadi dalam kasus keracunan yang menimpa sekitar 500 santri di Sidoarjo.

"Selain itu, expired date itu juga tidak ditaati. Contoh paling jelas adalah di Sidoarjo," jelas dia.