"Pertama pencarian korban yang masih hilang, cari dulu. Kemudian prioritaskan para pengungsi," ujarnya.
Selain pencarian korban, Kepala BNPB meminta masyarakat terdampak yang masih mengungsi di tenda tidak terlalu lama berada di lokasi tersebut. Pemerintah daerah diminta segera mengambil langkah untuk menyediakan tempat tinggal yang lebih layak.
Ia juga meminta rumah masyarakat terdampak segera didata berdasarkan tingkat kerusakannya, mulai dari rusak ringan, sedang hingga berat. Pendataan tersebut diperlukan untuk menentukan penanganan dan bantuan bagi masyarakat.
"Jangan nanti kalau sudah bersih material banjirnya, masyarakat terdampak banjir sudah terlupakan. Kasihan masyarakat kita," katanya.
Menurut dia, masyarakat yang rumahnya rusak dan terpaksa mengungsi di rumah saudara mereka akan mendapatkan bantuan sebesar Rp600 ribu per keluarga per bulan selama tiga bulan atau total Rp1,8 juta.