Sementara bagi warga terdampak yang tidak memiliki keluarga sebagai tempat mengungsi, pemerintah akan menyiapkan hunian sementara. Selanjutnya, masyarakat tersebut akan diarahkan untuk mendapatkan hunian tetap.
Kendati demikian, ia meminta pemerintah daerah untuk memberikan data warga terdampak bencana banjir bandang yang akurat. Sehingga bantuan tersebut segera disalurkan.
Kepala BNPB menilai kondisi bencana di Kabupaten Solok saat ini cukup berat jika dibandingkan dengan bencana yang terjadi di daerah itu pada 2024 lalu. Karena itu, seluruh unsur terkait diminta bergerak cepat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.
Ia juga menekankan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana, sebelum pemerintah melakukan tahapan pemulihan lainnya.
"Dalam penanganan banjir yang paling utama adalah penyelamatan masyarakat terdampak. Orangnya dulu," ujarnya.