Beberapa korban meninggal dunia di antaranya mencakup Hardiansyah (41), seorang pengemudi ojek online di Palembang, Sumatera Selatan; Lisna, seorang guru sekolah dasar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan; serta Fikri alias Kelik (51), warga Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, yang meninggal saat berupaya memadamkan api karhutla.

Empat orang kembali dilaporkan meninggal dunia dalam karhurla di Gunung Bromo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) tepatnya di Pusung Lingker yang berada di Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (16/10).

Korban yang meninggal dunia di lokasi kejadian yakni Sefril dan Wisnu yang merupakan relawan dari karyawan hotel setempat dan petugas TNBTS bernama Sukaris, kemudian Hendra Roni yang merupakan petugas TNBTS meninggal di RSUD Tongas.

Sementara korban yang mengalami luka bakar serius yakni Munawi yang merupakan petugas TNBTS dan Suraji yang merupakan relawan dari karyawan hotel setempat dirujuk ke RSUD dr Soetomo.