"Harapan saya semoga kegiatan ini dapat menjadi momentum bagi semua untuk memperkuat tali persaudaraan dan membuktikan bahwa pelajar Indonesia adalah pelopor perubahan yang kritis serta demokratis," ungkap Hanif.
Kegiatan tersebut diikuti pelajar dari 58 sekolah sebagai ruang pembelajaran bersama untuk memperkuat wawasan kebangsaan, toleransi, dan semangat persaudaraan.
Melalui Kemah Kebangsaan BP2M 2026, BNPT mendorong generasi muda untuk tidak berhenti pada pemahaman nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga menerapkannya dalam tindakan nyata.
Tindakan nyata dimaksud, yakni menghargai perbedaan, menolak diskriminasi, menghentikan perundungan, serta bertanggung jawab dalam menyebarkan informasi merupakan langkah sederhana yang dapat dimulai setiap pelajar untuk menciptakan lingkungan yang damai.
BNPT meyakini bahwa menjaga Indonesia tetap aman dan damai merupakan tanggung jawab bersama. Dengan keterlibatan aktif generasi muda, sekolah dapat menjadi ruang tumbuh yang inklusif, tempat perbedaan dihargai, persahabatan diperkuat, dan nilai-nilai perdamaian terus diwariskan.