"Kalau sosialisasi ada sih, cuma masyarakat mempertanyakan bagaimana masalah kompensasinya. Karena pembongkaran itu kan memerlukan biaya, sekarang tiba-tiba dari pihak pemerintah harus dibongkar," katanya.

"Kalau sebagai masyarakat, ya kita ikuti saja. Cuma pengertiannya, pemerintah bagaimana ini? Dari masyarakat ya seperti itu Masalah relokasi juga belum ada, pemerintah hanya menyuruh dibongkar saja," tambahnya.

Berdasarkan informasi, total ada 37 bangunan yang dibongkar. Aji pun berharap ada solusi dari pemerintah agar para pedagang bisa kembali melanjutkan usahanya.

"Kalau bagi masyarakat, memang diharapkan seperti itu. Karena kami sudah mengikuti aturan pemerintah. Apa yang diperintahkan atau diinstruksikan pemerintah, masyarakat memang mengikuti. Cuma pemerintah bagaimana solusinya kepada masyarakat," pungkasnya.