NADIKABAR.COM — Massa pelajar SMP Negeri 18 Kota Malang menggelar aksi demonstrasi di halaman sekolah usai salah satu rekannya diduga ditempeleng oleh kepala sekolah (Kepsek). Kepsek tersebut kini dicopot.
Para pelajar berkumpul di halaman sekolah sambil menyuarakan penolakan terhadap aksi kekerasan di lingkungan pendidikan, Jumat (25/9/2026), pagi. Suasana semakin riuh saat para pelajar menuntut transparansi dan pertanggungjawaban dari pimpinan sekolah tersebut.
Aksi solidaritas ini pecah setelah kabar mengenai dugaan kekerasan terhadap seorang pelajar berinisial W menyebar di kalangan siswa dan wali murid. Korban diduga ditampar pelaku gegara masalah sepele terkait kelengkapan atribut pakaian sekolah.
Ketegangan semakin memuncak saat para orang tua meminta klarifikasi langsung kepada pihak sekolah. Alih-alih mendapatkan permohonan maaf yang tulus, sikap kepala sekolah justru bersikap arogan.