Diketahui, keracunan massal tersebut terjadi pada Selasa (1/9/2026). Ratusan santri dan siswa di wilayah Tanggulangin, Sidoarjo, mengalami keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG).

Total korban dalam kasus tersebut mencapai 748 orang. Para korban kemudian mendapat penanganan di sejumlah rumah sakit di Sidoarjo.

Sementara SPPG Kalitengah yang menyuplai MBG untuk 19 lembaga pendidikan itu telah disuspend. Kepala SPPG, Rafli Ridho pun sudah dicopot oleh Badan Gizi Nasional (BGN).