Ukuran 5,4 inci ketika ditutup cukup compact untuk tangan saya yang tidak terlalu besar. Sementara layar 7,6 inci yang diberikan ketika Duo dibuka cukup nyaman untuk diajak multitasking dan mengonsumsi media, mulai dari e-book hingga film.
iPhone Duo dibekali dua kamera belakang 48MP, kamera Center Stage 12MP, serta kamera di layar dalam. Kualitas kamera ini setara dengan yang ditawarkan iPhone 18 Pro, tetapi tanpa lensa telefoto, aperture variabel, dan Pro Mode.
Catatan ada pada kamera di bagian layar dalam yang tampaknya tidak ditujukan untuk mengambil foto dan video. Kualitas kamera yang tersembunyi di bawah layar (under display) ini tampaknya hanya diperuntukkan untuk panggilan video.
Ponsel lipat seyogyanya memberikan fitur dual preview sebagai salah satu fitur kamera, begitu pula iPhone Duo. Namun, yang menarik dari fitur ini adalah kehadiran opsi Kid Cue untuk menarik perhatian anak-anak saat berfoto.
Fitur Kid Cue iPhone Duo saat ini menampilkan animasi Snoopy untuk menarik perhatian anak-anak yang kerap sulit fokus ke kamera saat diajak berfoto.
Pengalaman menggunakan iPhone Duo terasa familiar berkat iOS 27. Hanya beberapa fungsi baru, yang memang spesifik untuk Duo, yang memerlukan penyesuaian.
Beberapa penyesuaian tersebut seperti Dock, Status Bar, dan Dynamic Island yang berada di kanan. Lalu, gestur untuk melakukan multitasking yang masih terasa canggung karena belum terbiasa.