The Fed juga merilis notulen Federal Open Market Committee (FOMC) September 2026, yang menunjukkan bahwa seluruh 19 anggota voting mendukung kenaikan policy rate.

β€œMayoritas anggota juga mendukung kenaikan suku bunga kembali sebelum akhir tahun, terutama karena tekanan inflasi yang persisten dan masih sticky,” ujar dia.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp17.850–Rp17.950 per dolar AS.