Salah satu hasil pengembangan tersebut adalah lampu portabel cepuk yang dikerjakan bersama Workshop Andi Rotan.

Bentuknya berangkat dari benda yang dekat dengan kehidupan masyarakat Trangsan, yakni wadah pakan ayam. Karakter bentuk tersebut kemudian diterjemahkan menjadi lampu dengan fungsi yang lebih sesuai dengan kebutuhan rumah tangga masa kini.

Proses serupa diterapkan pada sejumlah produk lain. Potensi teknik dan bentuk yang sudah dikuasai perajin dikembangkan menjadi keranjang serbaguna yang dapat ditumpuk, keranjang kucing yang terinspirasi dari kaso atau tas tradisional untuk membawa ayam, hanger, stackable stool, coffee table, serta aksesori fesyen berbahan rotan.

Pengembangan tersebut menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu harus dimulai dengan meninggalkan produk lama.

Dalam konteks Trangsan, inovasi justru dapat dimulai dengan membaca kembali apa yang sudah dimiliki perajin, kemudian mencari kemungkinan fungsi dan bentuk baru dari pengetahuan tersebut.