NADIKABAR.COM — Ketua RT 11 RW 7, Kelurahan Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Imam Basori memakai teknologi untuk menyelesaikan persoalan sampah.

Dengan inovasi dan teknologi yang dipakai, pengelolaan sampah organik jadi kompos yang tadinya butuh waktu lama, kini bisa dipersingkat.

Ibas sapa Imam Basori menginisiasi program Kompos Keliling (Komling) di mana petugas menjemput sampah organik menggunakan gerobak listrik yang dilengkapi dengan mesin pencacah sampah.

Ibas sebut metode penjemputan (door-to-door) ini digunakan untuk menyelesaikan sampah di tingkat hulu.

"Dengan cara door-to-door, sekaligus kita mengedukasi ke masyarakatnya secara langsung dengan mengajari pilah sampah dan mempraktikkan," kata Ibas, Rabu (4/11).

Dalam sehari, Komling ini mampu mengolah sampah organik sebanyak 5-10 liter.

Sedangkan, kapasitas pengolahan sampah organik yang lebih besar dilakukan dengan inovasi kedua, yakni mesin Komposter Mandiri (Koma).