NADIKABAR.COM β€” Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kawendra Lukistian mendorong produk-produk ekonomi kreatif Nusa Tenggara Barat (NTB) menembus pasar internasional dengan memanfaatkan jejaring organisasi yang kini telah tersebar di 18 negara.

β€œProduk kreatif dari Lombok Timur, misalnya, saya harapkan bisa menjadi etalase utama di Inggris, Eropa, dan negara lainnya. Begitu pun di negara-negara lain, kita harus menghadirkan produk dan karya unggulan Indonesia,” katanya saat pengukuhan dan pelantikan DPW dan DPC Gekrafs kabupaten/kota se-NTB, di Mataram, Jumat.

Kawendra mengatakan, Gekrafs NTB telah menunjukkan kolaborasi nyata dalam mempromosikan produk lokal hingga ke luar negeri. Salah satu contohnya adalah suvenir dan merchandise MotoGP Mandalika yang diproduksi oleh pelaku ekonomi kreatif di NTB.

Produk tersebut, menurut dia, turut diperkenalkan dalam berbagai kegiatan internasional, termasuk saat pelantikan pengurus Gekrafs di Moskow, Rusia.

Ia juga secara aktif mempromosikan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, kepada jejaring internasional Gekrafs sebagai salah satu daya tarik pariwisata Indonesia.

β€œIni bentuk kolaborasi nyata yang telah dilakukan Gekrafs NTB. Dengan hadirnya Gekrafs, kita tidak hanya menjadi organisasi yang banyak narasi, tetapi juga banyak aksi dan eksekusi,” ujarnya.

Kawendra menjelaskan, keberadaan Gekrafs di 18 negara menjadi peluang bagi pelaku ekonomi kreatif daerah untuk memperluas akses pasar, memperkenalkan produk unggulan, serta membangun kolaborasi lintas negara.

Menurut dia, jejaring tersebut akan terus diperkuat, termasuk melalui konsolidasi kepengurusan Gekrafs di Tiongkok yang direncanakan berlangsung pada akhir Oktober.

Dalam kesempatan tersebut, Kawendra meminta seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gekrafs di kabupaten/kota se-NTB memiliki sedikitnya satu desa binaan untuk memperkuat pengembangan ekonomi kreatif dari hulu hingga hilir.