NADIKABAR.COM — Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya dua atlet muda Indonesia. Baginya, tak ada prestasi atau pun medali yang sebanding dengan nyawa.

Atlet muda selam dari Jepara Syabilla Rizkia Putri Raharja dan atlet pencak silat Ayudiah Rivana Tridiandinita asal kota Semarang meninggal dunia dalam rangkaian penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.

Syabilla mengalami insiden ketika mengikuti perlombaan selam laut nomor open water finswimming sejauh 3.000 meterdi perairan Awann Costa, Semarang, Minggu (25/10).

Sementara Ayudiah meninggal mendadak setelah melakukan operasi karena mengalami cedera pada jari tengah pasca terkena tendangan lawan. Ia mengalami luka dan pergeseran pada ruas jari di babak perempatfinal pada Senin (26/10/2026).

Okto menyampaikan belasungkawa kepada keluarga kedua almarhumah serta seluruh insan olahraga Indonesia yang kehilangan sosok atlet muda dengan semangat dan cita-cita besarnya.