"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Atas nama keluarga besar NOC Indonesia, saya menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya Syabilla dan Ayudia," kata Okto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/11/2026).

"Kita kehilangan dua atlet muda yang memiliki harapan dan masa depan besar di dunia olahraga. Semoga kedua almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," ujarnya.

KOI menegaskan bahwa keselamatan, perlindungan, dan kesejahteraan atlet harus menjadi bagian mendasar dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat.

Ia lantas meminta kepada seluruh pihak menjadikan peristiwa yang terjadi sebagai bahan evaluasi bersama untuk memastikan keselamatan atlet dapat menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan kegiatan olahraga ke depannya.

"Duka ini harus menjadi momentum evaluasi dan perbaikan nyata. Keselamatan atlet tidak boleh hanya menjadi komitmen di atas kertas," tegasnya.