NADIKABAR.COM — Pemilik PT Zahra Oto Mandiri sekaligus Direktur Uhud Tour, Ustaz Khalid Basalamah, mengungkap ada tawaran maktab VIP sebelum jemaah dari travelnya membayar uang atau fee percepatan haji tahun 2024. Basalamah menyebut fee percepatan itu mencapai USD 4.500 per jemaah haji khusus yang berangkat lewat travel miliknya.
Hal itu disampaikan Basalamah saat menjadi saksi kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024 di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026). Duduk sebagai terdakwa dalam sidang ialah:
1. Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas2. Mantan staf khusus Yaqut bernama Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex3. Ketum Asosiasi Kesthuri Asrul Azis Taba4. Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour) Ismail Adham
Mulanya, Basalamah mengatakan PT Muhibbah Mulia Wisata memberangkatkan 120 jemaah dan Uhud Tour dua jemaah di tahun 2024. Basalamah mengatakan informasi pemberangkatan itu diperoleh dari data yang disampaikan stafnya.
Jaksa lalu mendalami fee percepatan haji senilai USD 4.500 per jemaah. Basalamah mengaku saat itu menduga uang itu untuk biaya visa perjalanan haji khusus.
"Pada saat pertemuan dengan Ibnu Mas'ud itu, apakah dia menawarkan dua opsi, Pak? Yang pertama adalah 1, membeli paket haji khusus yang dimiliki oleh PT Muhibbah atau membayar visa haji khusus percepatan sebesar 4.500 US dollar per pax, dan pada akhirnya Saudara mengambil opsi yang kedua yaitu dengan membayar visa haji khusus percepatan sebesar 4.500 US dollar per pax?" tanya jaksa.
"Tidak ada hubungannya dengan fee percepatan saat itu?" tanya jaksa.
"Nggak, saya nggak paham sama sekali kalau itu percepatan, karena kami cuma tahu ini ada visa dan visa itu bisa dipakai," jawab Basalamah.
Ibnu Mas'ud merupakan Komisaris PT Muhibbah Mulia Wisata. Basalamah mengaku tak pernah bertanya ke Kementerian Agama terkait fee percepatan itu dan hanya mengetahui dari ucapan Ibnu yang merupakan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).
"Karena di sini Saudara sempat ada menyinggung, nomor 9-nya, 'Posisi kami Uhud Tour sama seperti jemaah,' kan begitu. 'Dikarenakan memang semua urusan administrasi akan disiapkan oleh Ibnu Mas'ud dan kami hanya diminta untuk membayar biaya visa haji khusus percepatan yang nilainya 4.500 US dollar'. Seperti itu, Saudara Saksi?" tanya jaksa.
Basalamah mengatakan dia termasuk dalam daftar jemaah yang diberangkatkan. Dia mengatakan 121 jemaah sudah membayar lunas untuk berangkat haji lewat jalur furoda via Uhud Tour.