NADIKABAR.COM — Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi RSUD Dr. Soetomo yang meraih akreditasi internasional Joint Commission International (JCI) untuk ketiga kalinya. Capaian tersebut menegaskan komitmen rumah sakit dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan yang profesional, terukur, dan berstandar internasional.
Menariknya, sertifikat akreditasi JCI itu diperoleh tanpa remedial. RSUD Dr. Soetomo juga menjadi satu-satunya RSUD di Indonesia yang meraihnya. Akreditasi tersebut menjadi bukti komitmen RS dalam membangun budaya mutu, keselamatan pasien, tata kelola, pendidikan klinis, dan penelitian.
"Semangat profesionalisme dan inovasi menjadi fondasi penting untuk terus menjadikan RSUD Dr. Soetomo sebagai kebanggaan Jawa Timur dan rumah sakit rujukan unggulan yang terus meningkatkan mutu pelayanan berstandar internasional," tutur Khofifah dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2026).
Khofifah menyampaikan, capaian itu merupakan hasil kerja keras, profesionalisme, dan komitmen seluruh jajaran manajemen serta tenaga kesehatan RSUD Dr. Soetomo dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga menyebut RSUD Dr. Soetomo memiliki perjalanan panjang dalam melayani kesehatan. Usia ke-88 tahun RS menjadi buktinya, sebab usia itu menandakan RSUD Dr. Soetomo bahkan lebih tua daripada Pemprov Jawa Timur yang tahun ini berusia 81.
"RSUD Dr. Soetomo ini lebih senior daripada Pemerintah Provinsi Jawa Timur sendiri. Pemprov Jatim bulan ini memperingati hari jadi ke-81, sedangkan RSUD Dr. Soetomo sudah berusia 88 tahun. Berbagai capaian dan prestasi luar biasa telah diraih," ujar Khofifah.
Menurut Khofifah, keberhasilan mempertahankan akreditasi internasional hingga tiga kali menjadi bukti keseriusan rumah sakit menjaga standar mutu pelayanan. Capaian itu sekaligus menjadi tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan akuntabilitas tata kelola.
"Tentu capaian-capaian kualitatif seperti ini harus dijaga dan terus ditingkatkan. Kualitas layanannya harus dijaga dan ditingkatkan, demikian pula akuntabilitasnya. Ini penting agar rumah sakit mampu merespons dinamika kebutuhan layanan kesehatan, baik di tingkat lokal, regional, nasional, maupun global," tegas Khofifah.
Khofifah berharap RSUD Dr. Soetomo semakin mampu menjadi rujukan pelayanan kesehatan berkualitas sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap tenaga medis dan fasilitas kesehatan di dalam negeri.