Efnie juga menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan cerita orang yang sedang mengalami masalah kesehatan mental, kecuali jika mendapati risiko serius terhadap keselamatan dirinya atau orang lain.
Kalau ada orang yang mengungkapkan keinginan untuk mengakhiri hidup, ia melanjutkan, maka pihak yang diajak berbicara perlu menanyakan langsung apakah orang yang bersangkutan punya pikiran untuk bunuh diri dan kemudian membantu menghubungkannya dengan tenaga profesional atau layanan darurat.
Apabila mendapati tanda-tanda bahaya, maka orang yang sedang menghadapi masalah kesehatan mental sebaiknya tidak dibiarkan sendirian.
Bertepatan dengan Hari Kesehatan Mental Sedunia tanggal 10 Oktober, Efnie menyampaikan bahwa kesehatan mental bukan hanya tentang bagaimana seseorang mampu bertahan menghadapi tekanan hidup, tetapi juga bagaimana lingkungan di sekitarnya memberikan ruang aman untuk bertumbuh dan pulih.
Dia mengajak semua orang untuk belajar menjadi keluarga, sahabat, dan teman yang tidak hanya hadir ketika seseorang sedang bahagia, tetapi tetap bersamanya ketika dia sedang kehilangan kekuatan.
"Karena, terkadang satu orang yang benar-benar mau mendengarkan dapat menjadi awal dari perjalanan panjang seseorang menuju pemulihan," katanya.
"Dan ingat, kita tidak harus selalu menjadi penyelesai masalah dalam kehidupan orang lain. Terkadang, cukup menjadi tempat yang aman bagi mereka untuk merasa, didengar, dan diterima," demikian Efnie Indrianie.