NADIKABAR.COM — Santapan mac and cheese, pasta makaroni dengan saus keju, bisa dibuat dengan versi yang memiliki lebih banyak kandungan protein, termasuk ketika membuat mac and cheese versi kemasan.
Ahli gizi terdaftar dan pendiri Lighttrack Dietitian Staci Gulbin, RDN, mac and cheese kemasan yang bisa ditemukan di pasar ada kalanya ditambahkan bahan-bahan yang kaya protein seperti bubuk protein whey dan kacang polong, seperti dikutip dari siaran Real Simple, Rabu (23/9). Bahan-bahan lain yang mungkin ditemukan dalam makanan kemasan itu ialah termasuk buncis, lentil, atau protein gandum tambahan.
Gulbin menilai tidak ada bahaya inheren dalam membeli kemasan baru ini.
Namun, konsumen perlu jeli melihat kandungan gizi dalam tabel di balik kemasan, termasuk serat, natrium, lemak jenuh dan ukuran porsi. Konsumen diminta untuk tidak tergiur dengan iming-iming protein yang ditawarkan melalui iklan.