Handoko juga menyoroti pentingnya peran lingkungan keluarga dalam membangun kecakapan digital. Edukasi kepada anak-anak perlu berjalan beriringan dengan pemahaman orang tua agar keduanya dapat saling mengingatkan ketika menemukan informasi atau tawaran mencurigakan.

Ia berharap pendekatan edukasi yang dilakukan OJK bersama kementerian terkait dapat menjadi contoh bagi badan publik lainnya dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi secara lebih luas.

Menurut dia, penyampaian informasi yang baik, tepat, dan dapat dipertanggungjawabkan perlu diikuti upaya memastikan informasi tersebut dapat dipahami dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui pendekatan tersebut, keterbukaan informasi publik diharapkan tidak berhenti pada penyediaan informasi, tetapi turut mendukung peningkatan pengetahuan dan kemampuan generasi muda dalam mengambil keputusan secara cermat di tengah perkembangan teknologi digital.