Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
Kisah Guru Ngaji Mengungsi ke Gereja Katolik Saat Gempa M 7,7 di Nagekeo NTT
Suriati tak kuasa menahan haru saat mengisahkan momen dirinya mengungsi ke sebuah gereja Katolik di Desa Nangadhero, Kecamatan Aesesa, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Guru ngaj
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Senin, 7 September 2026 pukul 04:43 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Suriati mengaku hingga saat ini suster-suster di gereja tersebut masih kerap membawakannya sayuran ke posko pengungsian. Ia berharap rasa persaudaraan itu tetap terjalin.
Imam Paroki Yesus Karahiman Ilahi Aeramo, Romo Charles Talu, menjelaskan masyarakat Nangadhero yang mengungsi ke paroki tersebut seluruhnya merupakan umat muslim. Menurutnya, pihak paroki membuka dapur umum saat gempa M 7,7 mengguncang wilayah tersebut.
"Kemanusiaan itu ada di atas segala-galanya. Saya merasa terketuk hati untuk menerima siapa saja karena gereja ini terbuka dan ruang harapan untuk semua," tutur Charles.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.