NADIKABAR.COM — Keluhan warga terkait masalah genangan banjir dan tumpukan sampah memicu lahirnya terobosan kreatif dari Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Cipelang. Koperasi ini sukses merintis unit usaha pengolahan limbah plastik menjadi produk paving block bernilai ekonomi tinggi.

Inovasi lingkungan tersebut berawal dari keresahan masyarakat setempat yang kerap kebanjiran saat musim hujan tiba. Tumpukan sampah yang menyumbat aliran air di dataran rendah memancing simpati Ketua KDMP Cipelang Rita Puspita Sari.

"Sebetulnya berawal dari keluhan masyarakat yang kebanjiran. Jadi, ada beberapa titik dataran rendah yang sering tergenang air," kenang Rita pada keterangan tertulisnya, Kamis (17/9/2026).

Tingginya volume sampah di kawasan pendidikan setempat akhirnya memotivasi Rita untuk turun tangan langsung mencari solusi konkret.

"Termasuk ada salah satu pesantren. Di suatu tempat itu, santrinya sempat mengeluh, 'Ibu, ini hujan besar, sampahnya juga banyak'," ungkap Rita.