Keresahan tersebut mendorong KDMP Cipelang untuk mengelola limbah rumah tangga masyarakat secara mandiri. Limbah plastik yang terkumpul disulap menjadi beragam produk fungsional seperti paving block, batako, roaster, hingga pupuk kompos organik.
Dalam kurun waktu seminggu, unit pengolahan limbah ini mampu memproduksi material hingga mencapai bobot satu ton. Kapasitas daur ulang plastik tersebut diklaim sanggup menghasilkan sekitar lima sampai sepuluh meter persegi paving block.
Keberhasilan mengolah sampah ini tercatat menjadi satu dari total tujuh unit usaha andalan milik KDMP Cipelang. Selain daur ulang, koperasi desa ini turut menjalankan bisnis percetakan, agen perbankan Mandiri, hingga fasilitas pemasaran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Perkembangan pesat ini tidak lepas dari kehadiran lima kemitraan strategis yang dijalin langsung oleh pihak pengurus koperasi. Kelima mitra kerja tersebut mencakup pihak klinik, provider internet, produk cyber digital, dinas pemerintah, serta para peternak lokal.
Langkah ekspansi bisnis ini juga didukung penuh oleh strategi jemput bola dan perluasan jaringan kemitraan sejak awal berdiri. Rita menceritakan bagaimana kerja kerasnya membangun fondasi koperasi pada masa-masa awal.