NADIKABAR.COM — Lahir tahun 1921 di Connecticut, Haroutune Krikor Daghlian adalah seorang fisikawan Amerika keturunan Armenia yang bekerja untuk Proyek Manhattan, yaitu proyek penelitian dan pengembangan yang menghasilkan bom atom pertama. Dia secara tidak sengaja meradiasi dirinya sendiri pada bulan Agustus 1945, saat percobaan di fasilitas Situs Omega yang terpencil di New Mexico. Dia meninggal hanya 25 hari kemudian. Foto: List25

Li Si adalah ahli hukum terkenal, ahli kaligrafi dan sosok berpengaruh dari dinasti Qin di China, antara tahun 246 SM dan 208 SM. Li Si juga dianggap penemu metode penyiksaan mengerikan yang disebut Lima Rasa Sakit. Dalam metode brutal ini, dahi korban dicap terlebih dahulu lalu hidungnya dipotong. Setelah itu kakinya dipotong, kemudian korban dikebiri dan akhirnya dieksekusi. Namun, setelah kematian kaisar, Li Si malah dieksekusi dengan penemuannya sendiri. Foto: 25 List

Marie Curie, ahli kimia asal Polandia dan warga naturalisasi Prancis ini terkenal karena penelitiannya tentang radioaktivitas dan menjadi wanita pertama yang tidak hanya memenangkan satu hadiah nobel, tetapi dua. Namun subjek penelitiannyalah yang menyebabkan kematiannya. Dia meninggal pada tanggal 4 Juli 1934, karena anemia aplastik yang disebabkan oleh paparan radiasi. Foto: Getty Images

Alexander Bogdanov adalah dokter, filsuf, dan penulis fiksi ilmiah Rusia. Ia terkenal karena upayanya mencapai awet muda dengan bereksperimen transfusi darah. Pada akhirnya, transfusi itulah yang menyebabkan dia kehilangan nyawanya. Pada tahun 1928, ia mengambil darah seorang pelajar yang menderita malaria dan TBC. Bogdanov meninggal setelah ditransfusi. Foto: Bogdanovlibrary

Lahir pada tahun 1879, William Nelson adalah seorang insinyur dan penemu Amerika yang bekerja untuk General Electric. Spesialis dalam bidang otomotif sepeda, Nelson mengalami cedera fatal saat menguji coba prototipe sepeda motor yang motornya ia temukan pada tahun 1903. Ia meninggal di usia 24 tahun akibat kecelakaan itu. Foto: 25List