Jamal mengaku belum lama menggunakan galon bekas sebagai media tanam nanas jumbo. Meski masih dominan menggunakan Planter Bag dan pot, namun hamparan ratusan galon bekas lengkap dengan tanaman nanas berjejer di Jamal Farm.

Tak hanya di tempatnya, para warga di Kampung Nanas Amargaluwih Jumbo kini sudah mulai mengikuti jejaknya memanfaatkan galon bekas. Meski rata-rata hanya 5 galon per rumah, namun sudah hampir setiap rumah menanam nanas dengan galon bekas.

"Baru 2-3 tahun ke belakang, kami trial and error apakah nanem nanas ini bisa di galon, kami mencoba riset-riset, dan hasilnya mulai kita panen. Mulai banyak yang menanam menggunakan galon, awalnya memang hanya di Jamal Farm ini, terus mulai masyarakat di dusun Barak I dan Barak II memanfaatkan galon," ungkap Jamal.

"Alhamdulillah hasil panen di galon juga memuaskan, rata-rata di 2 kg, kalau kita jual per kilonya Rp 30 ribu, bisa Rp 60 ribu, hanya modal galon. Tapi kalau jenis Smooth Cayenne Filipina bisa sampai 5 kg," imbuhnya.

Jamal pun membagikan kiat-kiat membudidayakan Nanas jumbo ini dengan media galon bekas. Termasuk media tanam yang cocok untuk menanam varietas nanas ini.

"Tipsnya pertama adalah potong sisi galon paling atas, jadi jangan sampai banyak bagian galon yang terbuang, lingkaran pertama pada galon itulah yang dipotong," paparnya.