"Tujuannya adalah semakin besar atau semakin tinggi galon semakin banyak media yang masuk," sambung Jamal.

Langkah kedua, lanjut Jamal, adalah melubangi bagian bawah galon, bisa dengan disolder, atau dipotong bagian bawah galon. Tujuannya, agar memastikan sirkulasi air pada galon lancar, sehingga air tidak mengendap.

"Ketiga adalah media tanam, media tanam nanas ada tiga, tanah yang subur dari perakaran bambu, kalau nggak ada tanah biasa nggak apa apa. Kedua adalah sekam, lebih bagus kalau dibakar karena ada unsur Pospat dan kalium, itu yang membuat nanasnya besar dan manis," urainya.

"Selanjutnya adalah pupuk organik, bisa menggunakan kotoran kambing atau pupuk yang sudah digiling difermantasi lebih bagus. Campur dengan perbandingan 1:1:1, dicampur, dimasukkan ke galon ditancapkan bibitnya," imbuh Jamal.

Artikel ini telah tayang di detikJogja. Baca selengkapnya di sini.