Setelah kejadian, sejumlah barang milik Willy juga diketahui hilang. Salah satunya adalah handphone milik Willy.
"Jadi HP adik itu hilang, mungkin di ambil para pelaku. Tasnya waktu jalan tinggal di kantor," katanya.
Kasus penembakan tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat. Jenazah Willy dijadwalkan tiba di Kupang besok pagi dan selanjutnya dibawa ke rumah orang tuanya di Kabupaten Rote Ndao.
"Besok pagi tiba di bandara langsung di antar ke pelabuhan untuk diantar ke Rote Ndao," katanya.
Keluarga Willy Mboik di Kupang saat ini masih menggelar doa bersama sambil menunggu kedatangan jenazah di Bandara El Tari Kupang. Willy merupakan anak terakhir dari lima bersaudara.