Sebelumnya, para peserta didik tersebut belum mendaftar KJP Plus Tahap II Tahun 2026. Data mereka kemudian dipadankan dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan Education Management Information System (EMIS) untuk memastikan kesesuaian informasi.
"Sebanyak 22.567 peserta didik dinyatakan lolos dan ditetapkan sebagai penerima baru KJP Plus Tahap II Tahun 2026 Gelombang III, dengan total anggaran sebesar Rp47.982.120.000," kata dia.
Penerima tersebut terdiri atas 8.734 peserta didik SD/MI/SDLB, 7.896 peserta didik SMP/MTs/SMPLB, 2.897 peserta didik SMA/MA/SMALB, 2.240 peserta didik SMK, dan 800 peserta didik SKB.
Sementara itu, proses pendataan penerima baru KJMU Tahap II Tahun 2026 berlangsung pada 30 September hingga 11 Oktober 2026. Pendaftaran dilakukan secara daring dan mandiri melalui situs web KJMU. Selanjutnya, perguruan tinggi bersama Dinas Pendidikan melakukan verifikasi kelengkapan dan kesesuaian data calon penerima.
Hasilnya, sebanyak 6.587 mahasiswa dinyatakan memenuhi persyaratan dan ditetapkan sebagai penerima baru KJMU Tahun 2026 melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta. Program ini didukung proyeksi anggaran sebesar Rp67.175.823.403.