Para peserta dibekali metode pengumpulan dan verifikasi data, wawancara masyarakat, observasi lapangan, serta penggunaan perangkat survei digital. Mereka juga mendapat materi tentang fasilitasi kesiapan calon lokasi.

Setelah pembekalan, tim akan melaksanakan survei, penilaian, dan fasilitasi kesiapan hingga pertengahan Desember 2026. Hasil kerja tersebut menjadi dasar rekomendasi dan perencanaan KNMP 2027, dengan mengutamakan ketepatan pembangunan serta manfaat ekonomi bagi keluarga nelayan.

"Kata kunci yang harus kita pegang teguh saat survei atau penilaian calon lokasi KNMP adalah dengarkan masyarakat dan pahami kegiatan ekonominya," ujar Latif.

Ia pun meminta tim survei menggali kebutuhan nelayan kecil, awak kapal perikanan, perempuan yang bekerja dalam usaha perikanan, pengolah, dan pedagang. Informasi itu menjadi dasar penentuan fasilitas dan layanan yang akan disiapkan.

Fasilitas tersebut mencakup penanganan hasil tangkapan, pengolahan, serta akses pemasaran. Menurut Latif, manfaat program baru terwujud bila fasilitas digunakan dan dikelola dengan baik.

"Manfaat baru terwujud apabila fasilitas digunakan, dipelihara, dan dikelola dengan baik. Dan itulah yang harus dicapai dari program ini," tegasnya.