NADIKABAR.COM — Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad buka suara soal kehadirannya pada acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di Jakarta, Kamis (29/11).

Dalam video yang diunggah di akun instagram miliknya, Raffi mengaku datang dengan niat yang tulus dan tak punya maksud untuk mencederai semangat perjuangan generasi muda.

"Sebagaimana telah dijelaskan oleh Polda Metro Jaya selaku penyelenggara acara, saya hadir sebagai undangan dalam kegiatan kepemudaan tersebut. Saya datang dengan niat yang tulus dan iktikad yang baik tanpa niat merendahkan apalagi mencederai semangat perjuangan generasi muda," kata Raffi.

Raffi pun meminta maaf atas kegaduhan yang timbul setelah acara tersebut. Acara 29 Oktober itu mendapat sorotan dari masyarakat, salah satunya lantaran mahasiswa yang hadir terbukti bukan berstatus mahasiswa asli.

"Selama ini saya mengajak masyarakat seluruhnya untuk tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, menjauhkan dari ujaran kebencian, apalagi yang diiringi dengan caci maki sampai dengan fitnah. Dan kejadian ini menjadi pengingat bagi saya untuk lebih teliti, memahami informasi, dan lebih berhati-hati dalam mengambil langkah," tutur dia.

Dalam kesempatan itu, Raffi turut menyebut peristiwa ini bakal jadi pembelajaran dan bahan evaluasi untuk memperbaiki diri.