NADIKABAR.COM — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menyiapkan Paviliun Indonesia di Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (COP31) di Antalya, Turki, sebagai pusat diplomasi lunak, sarana aksi perubahan iklim, penjajakan sumber daya, serta platform kolaborasi global.

"Paviliun Indonesia dirancang untuk menampilkan langkah nyata dan aksi kolaboratif kita dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global," kataMenteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat dalam acara Media Briefing on Indonesia Road to COP 31 di Jakarta, Rabu.

Paviliun Indonesia tahun ini mengusung tema resmi Indonesia as the House of Climate Solutions: Strengthening Climate Resilience through Collaborative Action and a Strategic Net-Zero Pathway atau Indonesia sebagai Rumah Solusi Iklim: Memperkuat Ketahanan Iklim melalui Tindakan Kolaboratif dan Jalur Nol Emisi Strategis.

Dalam perhelatan tersebut, Paviliun Indonesia akan menggelar lima aktivitas utama yang meliputi sesi dialog, pertemuan bilateral beserta penandatanganan nota kesepahaman (MoU), koneksi karbon, pameran digital, serta program siniar.