βEkosistem pariwisata yang kuat harus tumbuh bersama masyarakatnya. Ketika warga merasa memiliki destinasi, memahami peluang ekonominya, dan terlibat langsung dalam pengelolaannya, akan terbentuk sense of belonging yang penting bagi keberlanjutan industri,β katanya.
Pendekatan tersebut dapat diwujudkan dengan menghubungkan UMKM, pengelola homestay, pemandu lokal, pengrajin, penyedia kuliner halal, dan komunitas setempat ke dalam paket perjalanan serta jaringan distribusi industri pariwisata.
βDengan demikian, wisatawan tidak hanya memperoleh pengalaman yang lebih utuh, tetapi juga berkontribusi terhadap perputaran ekonomi lokal,β kata dia.
Di sisi lain, pengembangan wisata halal salah satunya didorong melalui ajang Indonesia Muslim Travel Fair (IMTF) 2027 yang dijadwalkan berlangsung pada 23β24 Januari 2027 di ICE BSD City, Tangerang, Banten.