NADIKABAR.COM — Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) memperkuat sistem penjaminan mutu hasil perikanan melalui pendampingan dan sertifikasi sejak ikan ditangkap di atas kapal hingga disimpan di cold storage.
Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Ir. Ishartini di Badung, Bali, Sabtu, mengatakan penjaminan mutu dilakukan dengan membangun ekosistem perikanan yang terintegrasi, termasuk memastikan penanganan ikan sejak di atas kapal.
"Semua ABK (anak buah kapal)-nya tahu bagaimana menangani ikan di atas kapal, enggak boleh ditaruh aja, tapi ikan harus taruh di cool box," katanya.
Menurut dia, BPPMHKP memberikan pendampingan kepada nelayan agar kapal dapat memenuhi persyaratan sertifikasi penanganan ikan yang baik. Selain kapal, fasilitas cold storage juga disertifikasi untuk memastikan pemenuhan standar suhu serta sarana dan prasarana penyimpanan.
Ishartini menjelaskan perbaikan penanganan ikan juga dilakukan melalui penyediaan es curah untuk kebutuhan nelayan saat melaut. Es tersebut memiliki tekstur lebih lembut sehingga dapat masuk di sela-sela ikan tanpa merusak daging.