Setelah itu, penjaminan mutu dilanjutkan pada unit pengolahan ikan melalui sertifikasi kelayakan pengolahan dan penerapan Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP).

Rangkaian penjaminan tersebut juga mendukung proses ekspor produk perikanan karena asal-usul bahan baku dapat ditelusuri melalui sistem ketelusuran (traceability).

Ia menambahkan BPPMHKP kini tengah menyelesaikan sistem digitalisasi layanan agar data cukup dimasukkan satu kali dan dapat digunakan oleh instansi terkait dalam ekosistem ekspor.

Sistem tersebut dikembangkan melalui kerja sama dengan Kementerian Perdagangan, Bea Cukai, serta Lembaga National Single Window (LNSW) untuk mempercepat pelayanan dan mengintegrasikan proses ekspor produk kelautan dan perikanan.