NADIKABAR.COM β€” Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) mendorong penguatan pendampingan dan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui koperasi, asosiasi, dan organisasi nelayan untuk memperluas akses pembiayaan bagi nelayan kecil.

Ketua KNTI Dani Setiawan mengatakan, kolaborasi antara lembaga penyalur KUR dan organisasi nelayan di tingkat lokal dapat membantu mendekatkan informasi serta layanan pembiayaan kepada masyarakat pesisir yang dinilai memahami kondisi masyarakat setempat, termasuk waktu dan cara yang efektif untuk menyampaikan informasi.

β€œMenurut kami itu yang efektif, karena mereka yang paham kapan waktu pertemuan yang bisa dilakukan, apa informasi yang bisa disampaikan,” katanya kepada NadiKabar di Jakarta, Rabu.

Ia menilai, pendampingan langsung diperlukan agar nelayan kecil lebih mudah memahami persyaratan dan prosedur pengajuan KUR. Menurut Dani permasalahan kebijakan KUR saat ini masih kurang menyentuh nelayan kecil karena tidak semua nelayan memiliki akses informasi yang memadai atau merasa percaya diri untuk mengurus pembiayaan secara langsung ke kantor bank.